contoh kalimat celah timor
- The resources were divided between Indonesia and Australia with the Timor Gap Treaty in 1989.
Kemudian setelahnya, sumber daya dibagi antara Indonesia dan Australia dengan Perjanjian Celah Timor pada tahun 1989. - Petrochemical resources were divided between Indonesia and Australia with the Timor Gap Treaty in 1989.
Ladang minyak di Timor Leste dibagi antara Indonesia dan Australia lewat Perjanjian Celah Timor tahun 1989. - East Timor inherited no permanent maritime boundaries when it gained independence, repudiating the Timor Gap Treaty as illegal.
Timor Leste tidak mewarisi perbatasan laut permanen apapun ketika merdeka dan mencap Perjanjian Celah Timor ielgal. - One year later, Australia and Indonesia began drafting a treaty to share resources in the Timor Gap.
Segera setelah itu juga, Indonesia dan Australia memulai negosiasi untuk membagi sumber daya yang ditemukan di Celah Timor. - Woodside Petroleum and ConocoPhillips began development of some resources in the Timor Gap on behalf of the two governments in 1992.
Woodside Petroleum dan ConocoPhillips mulai mengeksploitasi sebagian sumber daya minyak di Celah Timor atas nama Indonesia dan Australia pada tahun 1992. - The boundary is, however, broken by the "Timor Gap", where Australian and East Timorese territorial waters meet and where the two countries have overlapping claims to the seabed.
Namun, perbatasan ini dikaburkan oleh "Celah Timor", tempat perairan Australia dan Timor Leste bertemu dan saling diklaim oleh kedua negara. - The earlier dispute over the sovereignty of the seabed in the area known as the "Timor Gap" also ended with the secession and independence of East Timor.
Persengketaan terakhir antara Australia-Indonesia sehubungan dengan masalah perbatasan, yang dikenal dengan "Celah Timor", juga berakhir setelah pemisahan dan kemerdekaan Timor Leste. - The independence of East Timor on 20 May 2002 may result in changes in the Australia–Indonesia border near the Timor Gap which were established by the three treaties.
Kemerdekaan Timor Leste pada 20 Mei 2002 mengakibatkan terjadinya perubahan dalam perbatasan Australia-Indonesia di dekat Celah Timor, yang ditetapkan oleh tiga perjanjian sebelumnya. - The treaty established guidelines for joint exploitation of seabed resources in the area of the "gap" left by then-Portuguese Timor in the maritime boundary agreed between the two countries in 1972.
Perjanjian ini menetapkan panduan eksploitasi sumber daya bawah laut gabungan di "celah" Timor Portugal di batas maritim yang disepakati oleh kedua negara pada tahun 1972. - The treaty replaces the Timor Gap Treaty which was signed between Australia and Indonesia on December 11, 1989 which was no longer valid once the territory of East Timor ceased to become a province of Indonesia.
Perjanjian ini disahkan untuk menggantikan Perjanjian Celah Timor yang ditandatangani oleh Australia dan Indonesia pada tanggal 11 Desember 1989; perjanjian tersebut tidak lagi berlaku setelah Timor Leste merdeka dari Indonesia. - The significant difference between the Timor Gap Treaty and Timor Sea Treaty is that the latter only creates one Joint Petroleum Development Area, with East Timor getting 90% and Australia 10% of the revenue derived from the area.
Perbedaan penting antara Perjanjian Celah Timor dan Laut Timor terdapat pada pembagian Kawasan Pembangunan Minyak Bumi Bersama; Timor Leste mendapatkan 90% dan Australia 10% dari pendapatan yang berasal dari eksplorasi minyak bumi di Laut Timor. - CMATS is one of three treaties concerning the exploitation of gas and petroleum in the Timor Gap and is to be "read together" with the other two treaties, namely the Timor Sea Treaty of 2002 and the Sunrise International Unitization Agreement (Sunrise UIA) of 2003.
CMATS adalah satu dari tiga perjanjian yang mengatur eksploitasi migas di Celah Timor dan akan "dipatuhi bersama" dua perjanjian lain, yaitu Perjanjian Laut Timor tahun 2002 dan Perjanjian Penyatuan Internasional Sunrise (Sunrise UIA) tahun 2003.